BI Rate
BI 7-Day Reverse Repo Rate
Laporan industri yang transparan, dashboard data ekonomi real-time, dan analisis sektoral untuk pelaku bisnis, marketer, jurnalis, dan investor - tanpa harus berlangganan Bloomberg.
Berita & dashboard dasar gratis selamanya. Pro ≈ Rp 245rb/bulan untuk laporan penuh, data historis, & alert watchlist.
27
Laporan riset
8
Sektor dilacak
9
Indikator makro
17+
Sumber primer
Disusun dari data primer Bank Indonesia · BPS · OJK · Bursa Efek Indonesia · metode terbuka & dapat diaudit.
Live Data
Disusun dari rilis resmi BI, BPS, dan BEI. Update otomatis tiap rilis baru - riwayat 12 bulan disertakan untuk konteks.
Aksi Korporasi
Auto-updateAkuisisi, rights issue, dividen, RUPS, dan buyback emiten BEI, dirangkum otomatis dan dicocokkan dengan sumber aslinya.
Sektor
Snapshot pertumbuhan 8 Sektor Utama Indonesia.
Terbaru
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Indonesia Mei 2026 sebesar 3,08% secara tahunan (YoY) dan 0,28% bulanan (MtM), dengan IHK naik ke 111,40. Inflasi inti 2,59%. Angka ini masih di dalam sasaran Bank Indonesia 2,5% plus minus 1%, dengan kelompok pangan dan harga emas perhiasan sebagai pendorong utama.
IKN di Kalimantan Timur masuk fase menentukan: fondasi yang dipimpin APBN sudah berdiri, tapi realisasi investasi swasta - sekitar 80% dari rencana pendanaan - masih jauh di bawah komitmen. Proyek jalan terus di bawah pemerintahan baru, tapi kecepatan dan model pendanaannya yang diuji.
Newsletter Mingguan
5 menit baca. Rekap data ekonomi, headlines sektor, dan satu chart pilihan redaksi.
Tier Akses
Gratis
Berita aksi korporasi + dashboard + ringkasan laporan
Rp 0
Pro
Laporan penuh + data historis + export + alert watchlist
Rp 245rb/bln
Enterprise
Pro untuk tim + API + custom research
Hubungi kami
2 Juni 2026 · 5 mnt baca
6 jam lalu
Sector pulse
| Sektor | Growth YoY | Market size (Rp T) | Highlight |
|---|---|---|---|
| UMKM | +5.0% | 12.700 | Tulang punggung ekonomi: ~61% PDB & ~97% tenaga kerja (Kemenkop UKM) |
| Retail & E-commerce | +11.0% | 1.000 | E-commerce ~USD 65 miliar GMV (e-Conomy SEA 2024) |
| F&B | +5.5% | 1.400 | Industri mamin: penyumbang terbesar PDB manufaktur (BPS) |
| Fintech | +10.0% | 300 | QRIS: 50 jt+ pengguna & 30 jt+ merchant (BI); paylater & P2P konsolidasi |
| Edtech | +2.0% | 28 | Konsolidasi pasca-boom pandemi; Zenius tutup awal 2024 |
| Healthtech | +10.0% | 42 | Telemedicine jadi kebiasaan urban; arah industri: B2B & layanan publik |
| Properti | +3.0% | 2.500 | FLPP & program 3 Juta Rumah jadi motor; komersial pulih bertahap |
| Otomotif | -5.0% | 390 | Penjualan mobil 866 rb (2024, Gaikindo) - turun dari 1,01 jt; BEV ~5% & naik |
Growth & market size = estimasi Radar Pasar dari data publik, asumsi terbuka · metodologi
Indonesia memasok ~59% minyak sawit dunia dan memberlakukan mandat biodiesel B40 sejak 2025 - menjadikan sawit pilar pangan, ekspor, sekaligus energi. Tapi regulasi deforestasi Uni Eropa, produktivitas yang stagnan, dan tarik-menarik antara biodiesel, pangan, dan ekspor menguji modelnya.